Sumenep, Relasijatim.com — SonGENnep FC mencatat langkah penting dalam pengembangan futsal Kabupaten Sumenep. Klub asal Kota Keris itu membawa sejumlah pemain lokal untuk bersaing di Liga Nusantara Jawa Timur 2026.
Kompetisi tingkat provinsi tersebut menjadi panggung bagi pemain Sumenep untuk menguji kemampuan sekaligus menambah pengalaman menghadapi klub-klub futsal dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Laga perdana SonGENnep FC berlangsung di GOR Nisrina Futsal Center, Surabaya, Selasa (22/9/2026).
Dengan mengandalkan pemain lokal, tim Sumenep itu tampil membawa misi sekaligus membawa nama daerah.
SonGENnep FC tergabung di grup bersama Pemuda Pancasila, Astrela, dan Dyvy FT. Persaingan tersebut menjadi tantangan tersendiri sekaligus kesempatan bagi para pemain untuk meningkatkan jam terbang di level provinsi.
Manajer SonGENnep FC, A. Fatoni, menegaskan keikutsertaan tim bukan semata mengejar hasil pertandingan. Menurutnya, Liga Nusantara Jatim menjadi bagian dari proses pembinaan pemain lokal Sumenep.
“Kami bersyukur bisa membawa pemain-pemain lokal Sumenep tampil di Liga Nusantara Jawa Timur. Bagi kami, kompetisi ini bukan sekadar mengejar hasil, tetapi menjadi pintu bagi pemain muda untuk memperoleh pengalaman dan berkembang ke tingkat yang lebih tinggi,” kata Fatoni.
Ia mengatakan, SonGENnep FC ingin menjadi wadah bagi talenta lokal yang memiliki minat dan kemampuan di cabang olahraga futsal. Semangat tersebut, juga sejalan dengan harapan pemilik klub, Muhammad Romli, agar SonGENnep FC tidak hanya berorientasi pada kepentingan klub, tetapi turut berkontribusi terhadap pembinaan futsal daerah.
“Harapan kami, SonGENnep FC benar-benar menjadi klub yang merepresentasikan Sumenep. Klub ini dibangun agar bisa menjadi wadah bersama bagi pemain lokal yang ingin berkembang dan memiliki kecintaan terhadap futsal,” ujarnya.
Fatoni mengakui perjalanan SonGENnep FC masih panjang. Sejumlah aspek, baik permainan maupun manajemen tim, masih perlu dibenahi. Namun, tampil di Liga Nusantara Jatim 2026 dinilai sebagai langkah awal untuk membangun pembinaan pemain yang lebih terarah dan berkelanjutan.
“Masih banyak yang harus kami benahi. Tetapi kami sudah memulai satu langkah penting. Mudah-mudahan ini menjadi awal perjalanan panjang futsal Sumenep. Kami akan terus belajar, melakukan evaluasi, dan menjaga kepercayaan yang diberikan kepada SonGENnep FC,” tuturnya.
SonGENnep FC pun berkomitmen mempertahankan fokus pada pembinaan pemain lokal. Dukungan masyarakat, pemerintah daerah, insan olahraga, dan komunitas futsal diharapkan semakin memperkuat perkembangan futsal Sumenep. (ZL)









