Sumenep, Relasijatim.com – Ratusan warga Desa Gadding, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, menggelar doa bersama di Bukit Gadding yang menjadi lokasi makam Syehk Mahmud Arbaiyah.
Kegiatan tersebut merupakan tradisi tahunan yang rutin dilaksanakan setiap musim kemarau sebagai bentuk ikhtiar spiritual dan ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT.
Mayoritas peserta yang hadir merupakan warga Desa Gadding. Mereka memanjatkan doa agar masyarakat senantiasa diberikan keselamatan, dijauhkan dari berbagai musibah, serta memperoleh hasil pertanian dan panen tembakau yang melimpah serta penuh keberkahan pada musim tanam tahun ini.
Juru Kunci Makam Syehk Mahmud Arbaiyah, Jalaludin, mengatakan doa bersama di Bukit Gadding telah menjadi tradisi yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat setempat.
“Doa bersama ini rutin dilaksanakan setiap musim kemarau. Harapannya agar seluruh warga diberikan keselamatan, terhindar dari bencana, dan hasil pertanian, khususnya tembakau, mendapatkan keberkahan,” kata Ke Jalal, Kamis (30/07/2026).
Selain menjadi sarana bermunajat kepada Allah SWT, kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat silaturahmi dan kebersamaan antarwarga Desa Gadding. Masyarakat berharap tradisi doa bersama ini dapat terus dilestarikan sebagai bagian dari kearifan lokal yang mengandung nilai religius, gotong royong, dan kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan, khususnya di sektor pertanian.
“Dengan kegiatan doa bersama ini juga diharapkan mampu mempersatukan masyarakat, dan saling menjaga silaturrahim,” harapnya. (ZL)








