Sumenep, Relasijatim.com – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep mulai mempersiapkan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun 2026 sebagai implementasi kebijakan baru Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Kepala Disdik Sumenep, Moh. Iksan, mengatakan MPLS Ramah merupakan paradigma baru dalam penyambutan peserta didik baru yang mengedepankan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, serta menghormati hak-hak anak.
“Tujuan utama MPLS Ramah adalah membantu peserta didik baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah secara menyenangkan, sehingga mereka merasa aman, nyaman, dan siap mengikuti proses pembelajaran,” ujar Iksan, Jumat (10/7/2026).
Ia menjelaskan, MPLS Ramah dilaksanakan selama lima hari pada pekan pertama tahun ajaran baru. Kegiatan difokuskan pada pengenalan lingkungan sekolah, pembentukan karakter, pembiasaan perilaku positif, penguatan literasi dan numerasi, pengenalan ekstrakurikuler, hingga edukasi penggunaan media digital secara bijak.
“Sekolah juga memberikan materi tentang pencegahan perundungan (bullying), kesehatan mental, budaya disiplin, gotong royong, serta penguatan nilai-nilai sosial agar peserta didik merasa diterima dan nyaman berada di lingkungan sekolah,” paparnya.
Menurut Iksan, seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Sumenep diharapkan menerapkan panduan MPLS Ramah secara konsisten dengan melibatkan kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, orang tua, dan peserta didik senior.
“Dengan pendekatan baru ini, sekolah diharapkan menjadi rumah kedua bagi peserta didik, sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, bebas kekerasan, dan bebas perundungan sejak hari pertama masuk sekolah,” pungkasnya. (ZL)







