Tingkatkan Layanan Kesehatan Pesantren, Tim Pembina Perkuat Sinergi Lintas Sektor

oleh
oleh
Tim Promosi Kesehatan (Promkes) Dinkes P2KB Sumenep saat menggelar rakor

Sumenep, Relasijatim.com – Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep terus memperkuat upaya peningkatan layanan kesehatan di lingkungan pondok pesantren melalui Rapat Koordinasi Tim Pembina Pesantren Sehat.

Kepala Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep, drg. Ellya Fardasah mengatakan, kegiatan yang diinisiasi Tim Promosi Kesehatan (Promkes) Dinkes P2KB itu dihadiri organisasi perangkat daerah (OPD), lintas sektor di Kabupaten Sumenep, serta lintas program di lingkungan Dinkes P2KB.

“Rapat tersebut menjadi forum untuk memperkuat koordinasi sekaligus menyamakan persepsi dalam mendukung pelaksanaan Program Pesantren Sehat,” kata Kepala Dinkes P2KB Sumenep, drg. Ellya, Jumat (7/8/2026).

Menurutnya, dalam rapat tersebut, peserta mendapatkan sosialisasi Surat Keputusan (SK) Tim Pembina Pesantren Sehat Kabupaten Sumenep sebagai dasar pelaksanaan program. Selain itu, dilakukan penguatan komitmen bersama guna meningkatkan kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pelayanan kesehatan di pondok pesantren.

“Agenda lainnya adalah sosialisasi lokus pendampingan pondok pesantren tahun 2026 serta pemaparan hasil pendampingan di tiga pondok pesantren yang menjadi lokasi pembinaan. Hasil pendampingan tersebut diharapkan menjadi bahan evaluasi untuk menyempurnakan pelaksanaan program di lokasi lainnya,” terangnya.

Rapat juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Berbagai masukan dari peserta menjadi bagian penting dalam menyusun langkah strategis agar pendampingan Pesantren Sehat dapat berjalan lebih efektif, terintegrasi, dan berkelanjutan.

“Keberhasilan Program Pesantren Sehat membutuhkan dukungan dan komitmen seluruh pemangku kepentingan. Melalui sinergi lintas sektor, kami berharap program ini mampu meningkatkan kualitas kesehatan di lingkungan pondok pesantren, sehingga tercipta pesantren yang sehat, mandiri, serta mendukung tumbuh kembang santri secara optimal,” harapnya.

Lebih lanjut ia menegaskan, Program Pesantren Sehat merupakan salah satu bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, dan berbagai instansi terkait untuk meningkatkan derajat kesehatan santri melalui edukasi, pembinaan, pendampingan, serta penguatan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan pondok pesantren.

“Kami akan terus meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dengan berbagai upaya,” tukasnya. (ZL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.