Sumenep, Relasijatim.com – Universitas Wiraraja (Unija) Sumenep, Jawa Timur, meluluskan sebanyak 943 mahasiswa dalam prosesi wisuda yang digelar di Gedung Adipodai, Rabu (21/10/2026).
Rektor Universitas Wiraraja Sumenep, Dr. Sjaifurrachman, S.H., C.N., M.H., menyampaikan, seluruh lulusan telah dibekali ilmu pengetahuan sesuai bidang dan program studi masing-masing. Dengan bekal tersebut, para sarjana diharapkan mampu menghadapi berbagai kondisi dan tantangan di tengah masyarakat.
“Semua sarjana sudah dibekali ilmu sesuai jurusannya. Mereka siap berhadapan dengan kondisi masyarakat,” kata Sjaifurrachman.
Menurutnya, pendidikan di perguruan tinggi tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga dibekali kemandirian dan keterampilan hidup sebagai bekal bagi para sarjana untuk menghadapi realitas kehidupan nyata.
“Kami yakin semua sarjana yang lulus hari ini, mereka sudah siap terjun ke masyarakat,” ungkapnya.
Prosesi wisuda Unija Sumenep kali ini dilaksanakan dalam dua sesi untuk mengakomodasi seluruh peserta. Sesi pertama dimulai pukul 06.30 WIB hingga pukul 12.00 WIB, sedangkan sesi kedua dimulai pukul 12.30 WIB hingga selesai.
Dari total 943 mahasiswa yang diwisuda, Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) menjadi penyumbang lulusan terbanyak dengan 321 orang. Disusul Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) sebanyak 223 orang.
Selanjutnya, Fakultas Hukum (FH) meluluskan 95 mahasiswa, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) sebanyak 85 mahasiswa, Fakultas Teknik (FT) sebanyak 85 mahasiswa, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) sebanyak 88 mahasiswa, Fakultas Pertanian (FP) sebanyak 34 mahasiswa, serta program Pascasarjana sebanyak 12 mahasiswa.
Wisuda tersebut menjadi momentum bagi para lulusan untuk melangkah ke tahap berikutnya, baik memasuki dunia kerja, mengembangkan kompetensi profesional, maupun mengabdikan ilmu yang telah diperoleh kepada masyarakat.
“Dengan bekal akademik yang dimiliki, para lulusan Universitas Wiraraja Sumenep diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah dan menjawab kebutuhan masyarakat sesuai bidang keahlian masing-masing,” harapnya. (ZL)









