Surabaya, Relasijatim.com – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur terus memperkuat konsolidasi organisasi dan mematangkan sejumlah program kerja untuk 2027.
Komitmen tersebut ditegaskan saat pengurus dan anggota SMSI Sumenep melakukan kunjungan ke Kantor SMSI Jawa Timur di Jalan Taman Apsari, Surabaya, Kamis (8/10/2026).
Rombongan SMSI Sumenep diterima Ketua SMSI Jawa Timur Sokip, Sekretaris SMSI Jatim Tarmudji, serta Ketua Bidang Riset dan Pendidikan Mochamad Makrupi. Kunjungan itu menjadi bagian dari silaturahmi sekaligus tindak lanjut pembahasan program kerja yang sebelumnya dilakukan dalam rapat di Aula Kantor DPMD Sumenep.
Ketua SMSI Sumenep Wahyudi menyampaikan perkembangan terbaru organisasi, termasuk bergabungnya sejumlah figur media ke dalam kepengurusan SMSI Sumenep. Di antaranya mantan Ketua PWI Sumenep M. Syamsul Arifin serta mantan Kepala Biro Radar Madura Jawa Pos, Prengky Wirananda.
Saat ini, jumlah anggota SMSI Sumenep tercatat sebanyak 22 orang. Penataan tersebut dilakukan setelah tiga anggota dinyatakan keluar dari keanggotaan organisasi.
Wahyudi menegaskan, penataan internal merupakan bagian dari upaya menjaga SMSI tetap berjalan sesuai ketentuan organisasi dan AD-ART.
“Kami tidak ingin SMSI ini rusak karena tangan-tangan yang tidak profesional dan sikap atau perbuatan yang melenceng dari AD-ART SMSI,” kata Wahyudi.
Selain konsolidasi, SMSI Sumenep juga mulai mematangkan sejumlah agenda 2027. Salah satunya pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme insan pers.
“Kami akan tetap berjuang agar SMSI ini menjadi organisasi yang diterima oleh masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Sumenep, Madura dan Jawa Timur secara umum,” ujarnya.
Sekretaris SMSI Jatim Tarmudji mengapresiasi langkah SMSI Sumenep yang dinilai aktif membangun komunikasi dengan pengurus provinsi.
“Saya mengapresiasi sekali teman-teman Sumenep yang sangat sering berkunjung ke Jawa Timur, sangat aktif sekali. Terima kasih,” kata Taemudji.
Ketua SMSI Jatim Sokip juga memberikan apresiasi terhadap soliditas SMSI Sumenep. Menurutnya, SMSI Sumenep termasuk daerah yang aktif menjalankan roda organisasi.
“SMSI Sumenep ini adalah SMSI yang paling solid, kompak, aktif, dan semoga seluruh program kerja terlaksana secara baik dan bermanfaat bagi anggota,” ujar Sokip.
Ia berharap keberadaan organisasi tidak hanya memperkuat jaringan, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata kepada anggota, baik dari sisi pengembangan usaha, jaringan maupun aspek lainnya.
“Karena hal itu adalah hal yang sangat menyentuh emosional dan harga diri anggota. Mudah-mudahan itu tidak terjadi lagi,” tukasnya. (ZL)









