SUMENEP, Relasijatim.com – Sebanyak 271 atlet mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Sabuk Perguruan Silat Nasional Perisai Putih Cabang Sumenep, Jawa Timur.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, sejak tanggal 26–27 September 2026, tersebut digelar di Fatimah International Elementary School, Manding, Sumenep.
Ketua Umum Perguruan Silat Nasional Perisai Putih Cabang Sumenep, Imam Syafii, SH, mengatakan UKT sabuk merupakan agenda rutin yang dilaksanakan untuk mengukur perkembangan kemampuan dan kesiapan para pesilat di setiap tingkatan.
“UKT ini setiap tahun kita laksanakan. Biasanya bisa enam bulan sekali, tetapi untuk tahun ini kita matangkan dan dilaksanakan setahun sekali,” kata Imam Syafii, Minggu (27/09/2026).
Menurutnya, peserta berasal dari berbagai ranting Perisai Putih yang tersebar di Kabupaten Sumenep. Saat ini terdapat 17 ranting yang menjadi bagian dari pembinaan perguruan tersebut. Namun, tidak seluruh ranting dapat mengikuti UKT kali ini. Ranting di wilayah kepulauan, termasuk Masalembu, terkendala kondisi cuaca dan gelombang laut sehingga tidak dapat hadir ke daratan Sumenep.
“Untuk ranting kepulauan seperti Masalembu belum bisa ikut karena kondisi ombak,” jelasnya.
Imam menambahkan, pelaksanaan UKT tidak hanya menjadi momentum untuk menguji kemampuan teknik bela diri, tetapi juga bagian dari proses pembinaan disiplin, mental, serta tanggung jawab para pesilat.
“Ini tidak hanya mengukur kemampuan teknik bela diri, tapi juga proses pembinaan mental para atlet,” tegasnya.
Antusiasme peserta dan dukungan orang tua juga dinilai sangat luar biasa. Para wali murid turut memberikan dukungan selama pelaksanaan kegiatan berlangsung.
“Antusiasme wali murid sangat luar biasa. Dukungan dari orang tua ini menjadi bagian penting dalam pembinaan anak-anak,” katanya.
Ia berharap pelaksanaan UKT Sabuk dapat menjadi motivasi bagi para pesilat untuk terus meningkatkan kemampuan, kedisiplinan dan prestasi, sekaligus memperkuat pembinaan Perisai Putih di Kabupaten Sumenep.
“Dengan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, Perisai Putih Sumenep menargetkan lahirnya pesilat-pesilat muda yang tidak hanya memiliki kemampuan bela diri, tetapi juga berkarakter dan mampu membawa nama baik daerah melalui berbagai ajang kejuaraan,” harapnya. (ZL)









