SUMENEP, Relasijatim.com – Festival Tani Ganding 2026 tak ingin berhenti sebagai pesta rakyat. Pemerintah Kabupaten Sumenep membidiknya menjadi model event kecamatan yang mampu mengangkat potensi lokal sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.
Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim mengatakan, Festival Tani Ganding yang ditempatkan di Lapangan Duwa’ Labuh, Kecamatan Ganding itu sangat bagus dan cocok untuk dijadikan event kecamatan dan dapat dikembangkan di kecamatan lain juga.
“Festival Tani Ganding 2026 bisa menjadi pilot project untuk kegiatan event kecamatan-kecamatan lain di Sumenep,” kata Imam Hasyim, Kamis (24/09/2026).
Menurutnya, festival tersebut memiliki konsep yang cukup lengkap karena menggabungkan pertanian, UMKM, seni budaya, industri tembakau, kegiatan keagamaan dan hiburan. Sektor pertanian harus tetap mendapat perhatian, terutama dari generasi muda. Festival dinilai dapat menjadi ruang untuk mengenalkan potensi pertanian sekaligus membuka peluang ekonomi.
“Selain mengangkat pertanian di setiap kecamatan, kegiatan seperti itu juga menjadi pemicu semangat kawula muda untuk tidak melupakan sektor pertanian,” ujarnya.
Ia juga berharap aktivitas festival memberi efek langsung terhadap pelaku UMKM melalui promosi dan pemasaran produk lokal.
“Kami juga berharap, kegiatan-kegiatan seperti ini bisa di gelar di sejumlah kecamatan agar dapat meningkatkan promosi produk yang ada di kecamatan tersebut,” harapnya. (ZL).









