SUMENEP, Relasijatim.com – Petani tembakau Madura mendapat tambahan pilihan pasar pada musim panen 2026. Haji Mukmin atau HM membuka gudang pembelian tembakau di Desa Daramista, Kabupaten Sumenep, dengan target penyerapan mencapai 1.000 ton.
Kehadiran gudang tersebut dinilai penting untuk membantu memperluas serapan hasil panen petani, khususnya ketika sejumlah pabrikan besar belum membuka pembelian tembakau.
HM mendorong agar pabrikan segera mengambil langkah konkret dengan membuka gudang pembelian. Menurutnya, hasil panen petani saat ini sudah cukup banyak sehingga membutuhkan kepastian pasar.
“Tahun ini gudang kami menargetkan seribu ton pembelian tembakau petani,” kata H. Mukmin, Sabtu (22/08/2026).
Gudang pembelian di Desa Daramista akan terus beroperasi selama persediaan tembakau dari petani masih tersedia. Langkah tersebut diharapkan mampu memberikan ruang bagi petani untuk menjual hasil panennya tanpa harus menghadapi keterbatasan akses pasar.
“Selain menyerap tembakau dari wilayah Sumenep, kami juga membuka peluang pembelian dari sejumlah daerah lain di Madura,” ucapnya.
Ia menerangkan, upaya ini menjadi alternatif bagi petani untuk memperoleh pasar pada musim panen tahun ini. Penyerapan yang lebih luas juga diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas harga tembakau di tingkat petani.
“Dengan demikian, hasil panen petani tidak hanya terserap, tetapi juga memiliki nilai jual yang lebih baik,” paparnya.
Pembukaan gudang di Daramista menjadi salah satu langkah untuk memperkuat rantai pemasaran tembakau Madura. Di tengah berlangsungnya musim panen, kepastian pembelian dinilai menjadi kebutuhan utama agar petani tidak kesulitan memasarkan hasil produksinya. (ZL)









