Bupati Sumenep Pastikan Seleksi Pimpinan di Empat OPD Berjalan Sangat Selektif

oleh
oleh
Bupati Sumenep dr. Ahmad Fauzi Wongsojudo

Sumenep, Relasijatim.com – Bupati Sumenep, dr. Achmad Fauzi Wongsojudo, memastikan proses seleksi terbuka (selter) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep dilaksanakan secara ketat, transparan, dan selektif untuk mendapatkan aparatur terbaik yang mampu meningkatkan kinerja pemerintahan.

Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, Jumat (7/8/2026), menanggapi tahapan seleksi yang kini masih berlangsung. Dimana, sebanyak 31 orang mendaftarkan diri dalam seleksi terbuka untuk mengisi empat jabatan pimpinan OPD. Namun, satu peserta dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS), sehingga sebanyak 30 peserta berhak mengikuti tahapan seleksi.

Empat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dibuka dalam seleksi tersebut meliputi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub).

Bupati Sumenep, dr. Achmad Fauzi Wongsojudo saat ini, panitia masih menunggu hasil penilaian asesmen dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Timur.

“Saat ini masih menunggu hasil penilaian asesmen dan nilainya akan disampaikan langsung oleh BKD Provinsi. Kami pastikan tahapan seleksi ini berjalan sesuai mekanisme dan sangat selektif,” kata Bupati Fauzi.

Menurutnya, dari 30 peserta yang lolos administrasi, sebanyak 23 orang mengikuti asesmen. Sementara tujuh peserta lainnya tidak mengikuti asesmen karena masih memiliki nilai asesmen yang sebelumnya telah dinyatakan masih berlaku dan dapat digunakan dalam proses seleksi.

“Bagi peserta yang sebelumnya memiliki nilai asesmen itu boleh dipakai,” jelasnya.

Ia menambahkan, setiap peserta diperbolehkan mendaftar maksimal pada dua jabatan yang dibuka. Karena itu, jumlah pendaftar pada masing-masing OPD berbeda-beda.

“Satu orang diperbolehkan memilih dua posisi, sehingga ada peserta yang mendaftar pada lebih dari satu jabatan,” imbuhnya.

Setelah hasil asesmen diterima, tahapan seleksi akan dilanjutkan dengan penulisan makalah dan wawancara oleh Tim Panitia Seleksi (Pansel). Kemudian, pansel akan menetapkan tiga nama terbaik untuk setiap jabatan.

“Setelah pansel melaksanakan wawancara, tim akan merekomendasikan tiga orang untuk setiap posisi. Kemudian, saya sebagai Bupati memilih satu orang dari tiga nama yang direkomendasikan tersebut,” tegasnya.

Tim Panitia Seleksi terdiri dari lima orang, yakni perwakilan Pemerintah Kabupaten Sumenep, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, serta tiga unsur akademisi guna menjamin objektivitas dan profesionalisme dalam proses seleksi. (ZL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.