Sumenep, Relasijatim.com – Tokoh muda asal Kabupaten Sumenep, Kiai Ahmad Faris Hamdi atau Gus Ayiek, menilai Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, memiliki kapasitas untuk dipertimbangkan mengisi posisi Wakil Menteri Pertanian (Wamentan).
Pernyataan tersebut disampaikan Gus Ayiek menyusul perubahan komposisi di lingkungan pemerintahan, setelah Wakil Menteri Pertanian sebelumnya, Sudaryono, dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
Menurut Gus Ayiek, Don Muzakir dinilai memiliki pengalaman organisasi dan pemahaman terhadap sektor pertanian yang dapat menjadi modal dalam mendukung program pembangunan pertanian nasional.
“Beliau memiliki kapasitas, kompetensi, dan komitmen untuk memajukan pertanian di Indonesia. Saya juga tidak meragukan pengalaman beliau untuk mengawal percepatan swasembada pangan yang merupakan program Presiden Prabowo Subianto,” kata Gus Ayiek di Sumenep, Jumat (24/7/2026).
Gus Ayiek menilai pengalaman Don Muzakir dalam memimpin organisasi Tani Merdeka Indonesia dan membangun jaringan di berbagai daerah dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam mendukung koordinasi pembangunan sektor pertanian.
“Penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah, penyuluh pertanian, kelompok tani, serta organisasi masyarakat menjadi salah satu hal penting dalam menghadapi berbagai tantangan di sektor pertanian,” jelasnya.
Sejumlah persoalan seperti distribusi pupuk, penguatan kelembagaan petani, dan peningkatan produktivitas pertanian, menurut Gus Ayiek, membutuhkan koordinasi serta pendampingan yang berkelanjutan.
“Saya berharap agar Bapak Presiden dapat mempertimbangkan dengan baik. Jika dilihat dari aspek kompetensi, rekam jejak, integritas, dan pengalamannya, menurut saya, Pak Don Muzakir layak dipertimbangkan untuk mengisi posisi Wakil Menteri Pertanian,” ujarnya.
Pengasuh muda Pondok Pesantren Annuqayah, Guluk-Guluk, tersebut menambahkan, pengalaman Don Muzakir dalam membangun jaringan organisasi tani di berbagai daerah dinilai dapat mendukung upaya penguatan sektor pertanian nasional.
Meski demikian, Gus Ayiek yang juga penasihat Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Sumenep menegaskan bahwa keputusan mengenai pengangkatan wakil menteri sepenuhnya merupakan kewenangan Presiden. (ZL)








