Sumenep, Relasijatim.com – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep melibatkan pihak kepolisian dan Kejari setempat dalam melakukan pengawasan program pertanian selama tahun 2026.
Selain melibatkan pihak lain, DKPP juga telah menggelar Sosialisasi Pengawasan Pelaksanaan Program Pembangunan Sektor Pertanian Tahun 2026 di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Ganding, Kamis (16/7/2026). Pesertanya dari berbagai unsur yang terlibat langsung dalam pembangunan sektor pertanian di Kabupaten Sumenep yakni Koordinator Penyuluh Pertanian Kabupaten Sumenep, Koordinator Penyuluh (Korluh) Kecamatan Ganding, Lenteng, Guluk-Guluk, dan Batuan.
Selain itu, kegiatan juga diikuti Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dari empat kecamatan tersebut bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) se-Kecamatan Ganding.
Kepala DKPP Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid mengatakan pengawasan merupakan instrumen penting untuk memastikan seluruh program pembangunan pertanian berjalan sesuai regulasi dan benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat.
“Pengawasan bukan untuk mencari kesalahan, melainkan memastikan seluruh program pertanian berjalan sesuai aturan, tepat sasaran, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para petani. Dalam pengawasan kami juga melibatkan pihak tertentu,” kata Kepala DKPP, yang biasa dipanggil Inung, Jumat (17/07).
Menurutnya, sosialisasi itu difokuskan pada peningkatan pemahaman seluruh peserta mengenai mekanisme pengawasan pelaksanaan program pembangunan sektor pertanian selama tahun 2026.
“Dengan adanya kesamaan pemahaman, diharapkan setiap pihak dapat menjalankan peran dan tanggung jawabnya secara optimal sehingga pelaksanaan program berlangsung lebih efektif, efisien, dan akuntabel,” ucapnya.
Inung menambahkan, keberhasilan pembangunan sektor pertanian tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor mulai dari aparat penegak hukum, penyuluh pertanian, hingga kelompok tani.
“Kolaborasi semua pihak sangat penting. Dengan pengawasan yang baik, pelaksanaan program akan semakin akuntabel, transparan, dan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat,” tegasnya. (ZL)








